Oleh: Tim Redaksi GAYANOW SPORTS SOLO – 13 MARET 2026


Stadion Manahan kembali menunjukkan tuahnya! Dalam sebuah malam yang penuh determinasi dan semangat pantang menyerah, Persis Solo sukses memetik kemenangan krusial saat menjamu raksasa Pulau Dewata, Bali United, Kamis (12/3/2026) malam WIB. Tak tanggung-tanggung, skor mencolok 3-0 menjadi bukti keganasan Laskar Sambernyawa di pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026.

Kemenangan ini bukan sekadar raihan tiga poin biasa. Bagi Persis, ini adalah napas baru. Hasil ini resmi membawa skuat asuhan Milomir Seslija merangkak naik ke posisi 15 klasemen sementara, sekaligus mengakhiri masa kelam mereka di zona degradasi. Sebaliknya, kekalahan telak ini membuat Bali United terpaku di papan tengah dengan penuh tanda tanya besar atas lini pertahanan mereka yang mendadak rapuh.

BACA JUGA: Hasil Madura United vs Malut United: David Da Silva Bungkam Publik Pamekasan, Aksi Heroik Manahati Curi Perhatian!


Babak Pertama: Keberuntungan dan Kelas Dunia Sambernyawa

Dukungan ribuan Pasoepati yang memenuhi tribun Manahan benar-benar menjadi pemain ke-12 bagi Persis Solo. Sejak peluit kick-off ditiupkan, Persis langsung menerapkan high-pressing yang membuat pemain Bali United tampak tidak nyaman menguasai bola.

Meskipun mendominasi serangan, Persis sempat nyaris tertinggal di menit ke-21. Teppei Yachida melepaskan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti. Bola sempat mengenai bek Persis dan berbelok arah menuju gawang yang sudah ditinggalkan Muhamad Riyandi. Namun, dewi fortuna masih memihak tuan rumah; bola hanya menghantam mistar gawang dengan keras!

Momen Pemecah Kebuntuan (Menit ke-32): Manahan akhirnya meledak. Dejan Tumbas melepaskan tembakan kaki kiri spekulatif dari luar kotak penalti. Bola mengenai tubuh Joao Ferrari sehingga berbelok arah secara ekstrem. Kiper Mike Hauptmeijer yang sudah mati langkah hanya bisa melongo melihat bola meluncur ke sisi yang salah. 1-0 untuk Persis!

Gol Kelas Dunia (Menit ke-41): Sebelum babak pertama berakhir, Bruno Gomes menunjukkan mengapa ia adalah predator yang harus ditakuti. Dengan kontrol bola yang sempurna, ia mengecoh bek muda timnas Kadek Arel sebelum mengirimkan tembakan melengkung ke pojok kanan atas gawang. Sebuah gol berkelas yang membuat skor menjadi 2-0 hingga turun minum.

BACA JUGA: Hasil PSBS Biak vs Semen Padang: Guillermo dan Debut Sempurna Imran Nahumarury!


Babak Kedua: Drama VAR dan Pukulan Kematian di Injury Time

Memasuki paruh kedua, pelatih Bali United, Johnny Jansen, mencoba mengubah strategi. Tim Serdadu Tridatu bermain lebih agresif dan mengurung pertahanan Persis. Namun, organisasi pertahanan yang digalang Dusan Mijic dan Kadek Raditya malam ini tampil sangat disiplin.

Drama terjadi di penghujung laga. Pada menit ke-90, Dejan Tumbas sempat menyundul bola masuk ke gawang memanfaatkan umpan silang akurat. Selebrasi emosional Tumbas di depan suporter terpaksa terhenti setelah wasit meninjau Video Assistant Referee (VAR). Hasilnya? Gol dianulir karena Tumbas berada dalam posisi offside yang sangat tipis.

Pukulan Kematian (Menit ke-90+9): Saat Bali United mengerahkan seluruh pemainnya ke depan demi mengejar ketertinggalan, sebuah petaka serangan balik menghancurkan mereka. Bruno Gomes lolos dari jebakan offside dan berlari sendirian dari tengah lapangan. Dengan ketenangan luar biasa, ia menaklukkan Hauptmeijer dalam situasi satu lawan satu. Skor 3-0 menutup pertandingan dengan manis.

BACA JUGA: Hasil PSIM vs Persijap Jepara: Hujan Gol, Kontroversi VAR, hingga Insiden Lampu Stadion Padam!


Analisis Taktikal GAYANOW SPORTS: Mengapa Bali United Tak Berdaya?

Tim analis GAYANOW SPORTS mencatat tiga poin krusial di balik laga ini:

  1. Efektivitas Counter-Attack: Milomir Seslija sangat cerdik. Ia membiarkan Bali United memegang penguasaan bola di babak kedua, namun menutup semua ruang di tengah dan mengandalkan kecepatan Bruno Gomes untuk memukul balik.

  2. Kerapuhan Transisi Bali United: Absennya koordinasi antara lini tengah dan belakang Bali United saat kehilangan bola menjadi lubang besar. Gol kedua dan ketiga Persis adalah bukti nyata betapa mudahnya lini belakang mereka dieksploitasi.

  3. Mentalitas “Do or Die” Persis: Bermain di bawah bayang-bayang degradasi membuat pemain Persis tampil lebih militan. Setiap perebutan bola dimenangi dengan determinasi tinggi, sesuatu yang tampak hilang dari skuat Serdadu Tridatu semalam.


Statistik Akhir Pertandingan

Kategori Statistik Persis Solo Bali United
Skor Akhir 3 0
Penguasaan Bola 41% 59%
Tembakan (On Target) 12 (6) 10 (3)
Penyelamatan Kiper 3 3
Kartu Kuning 2 1

Dampaknya di Papan Klasemen

Kemenangan ini adalah kemenangan “enam poin”. Persis Solo kini mengoleksi 20 poin dan berhasil melompat ke peringkat 15. Meski poin mereka sama dengan tim di bawahnya, keunggulan selisih gol dan momentum kemenangan ini menjadi modal berharga untuk menjauh dari zona merah. Sementara itu, Bali United harus rela tertahan di peringkat 10 dengan 33 poin, semakin menjauh dari perburuan gelar juara musim ini.


Susunan Pemain

Persis Solo (4-2-3-1):

Muhamad Riyandi; Dusan Mijic, Kadek Raditya, Luka Dumancic, Alfriyanto Nico; Andrei Alba, Zanadin Fariz; Dejan Tumbas, Miroslav Maricic, Roman Paparyga; Bruno Gomes (MOTM).

Pelatih: Milomir Seslija.

Bali United (4-3-3):

Mike Hauptmeijer; Kadek Arel, Joao Ferrari, Thijmen Goppel, Ricky Fajrin; Tim Receveur, Kadek Agung, Teppei Yachida; Irfan Jaya, Diego Campos, Boris Kopitovic.

Pelatih: Johnny Jansen.


Penutup: Solo Masih Angker!

Malam ini di Manahan memberikan pesan tegas kepada seluruh kontestan Super League: Persis Solo belum habis! Dengan ketajaman Bruno Gomes yang kian menjadi-jadi, Sambernyawa siap menerkam siapa pun yang menghalangi jalan mereka untuk bertahan di kasta tertinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *